Selasa, 14 Januari 2014

Samsung Galaxy S5 Dengan Teknologi Head Tracking?

Samsung disinyalir akan menyempurnakan teknologi head tracking yang telah diimplementasi di produk Galaxy S4 mereka dengan feature yang ada pada Galaxy S5 yang akan memonitor posisi kepala pengguna.

Adalah sebuah permohonan paten dari sebuah perusahaan kepada sebuah kantor paten di Eropa yang merinci metode untuk mengontrol smartphone dengan menganalisa pergerakan kepala pengguna ( head tracking ) lewat kamera depan. Walau belum ada konfirmasi resmi bahwa dokumen permohonan ini berasal dari Samsung. Namun, melihat dari permohonan paten serupa, beberapa saat sebelum peluncuran Galaxy S4 milik Samsung, tampaknya terdapat beberapa kesamaan.

Pada dokument permohonan paten secara spesifik tercatat bahwa teknologi ini dapat digunakan pada situasi dimana pengguna smartphone tidak dapat menyentuh ataupun sedang menggunakan sarung tangan yang menghalanginya menyentuh smartphone. Oleh karena itu, pengoperasian smartphone bisa dilakukan dengan gestur kepala seperti mengangguk, pergerakan kepala, bahkan perubahan pergerakan alis mata.

Permohonan paten ini datang pada minggu yang sama saat para bos Samsung menjelaskan bahwa mereka sedang mengembangkan teknologi scanning mata pada event CES 2014 di Las Vegas.

Sumber

HP Siap Ramaikan Pasar Smartphone Entry-Level


Kabar rencana HP (Hewlett Packard) untuk terjun ke pasar smartphone, sudah semakin meluas ke beberapa media. Bahkan perusahaan penyedia PC ternama asal Amerika Serikat itu telah menyiapkan langkah strategi baru untuk menarik minat pasar smartphone, dengan menyajikan smartphone dengan harga terjangkau.

Saat ini, pasar smartphone secara global memang tengah dikuasai oleh Samsung. Bisa dikatakan, hampir tidak ada celah bagi HP untuk bersaing di pasar smartphone yang dalam tahun terakhir ini semakin sengit persaingannya, seiring dengan kedatangan beragam smartphone terjangkau dari berbagai vendor smartphone.

Namun tampaknya, HP tidak akan gentar dalam menghadapi persaingan pasar smartphone yang terjadi saat ini. Sebagai langkah awal, HP dikabarkan tengah menyiapkan beberapa perangkat smartphone dengan harga terjangkau untuk meramaikan segmen smartphone entry-level.

Bahkan, demi menarik minat pasar smartphone di kelas entry-level, beberapa model smartphone dengan ukuran layar berbeda diantaranya, 5.5 inci dan 7 inci, sedang dipersiapkan oleh HP, seperti yang dikutip dari Digitimes. Kehadiran dua smartphone milik HP dengan layar besar itu, dilaporkan akan mengusung chipset dari Intel dan dibanderol dengan harga dikisaran US$ 200 tanpa kontrak.

Dalam meramaikan pasar smartphone di segmen entry-level, HP diperkirakan akan mendapatkan persaingan sengit dari beberapa vendor asal Cina dan Taiwan, diantaranya Lenovo, Xiaomi, Huawei, ZTE, Acer, dan Asustek.
Khusus untuk Lenovo, vendor asal Cina ini diperkirakan akan menjadi kandidat lawan terkuat di pasar smartphone, karena Lenovo sudah berencana untuk mengirimkan 50 juta unit smartphone sepanjang tahun 2014 ini.


Sumber

Senin, 16 Desember 2013

Microsoft Mungkin Hadirkan Kembali Start Menu “Asli” ke Windows 8


Microsoft memang telah menghadirkan Start Menu “baru” di Windows 8.1, namun pengguna sistem operasi tersebut tampaknya masih belum puas dan tetap menginginkan kembalinya Start Menu “asli”. Hal itu terbukti dengan banyaknya pengguna Windows 8 dan Windows 8.1 yang menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bisa menampilkan kembali Start Menu ala sistem operasi keluarga Windows sebelumnya.

Maraknya penggunaan aplikasi pihak ketiga yang bisa menghadirkan kembali Start Menu “asli” ke keluarga Windows 8 tampaknya sudah disadar Microsoft. Berdasarkan rumor yang beredar, raksasa software tersebut dikabarkan telah mempertimbangkan kembalinya Start Menu “asli” ke keluarga Windows 8 melalui update besar yang akan mereka hadirkan untuk sistem operasi tersebut.
Entah darimana rumor tersebut berasal, beberapa pihak menyebutkan bahwa update besar untuk Windows 8 tersebut, selain akan menghadirkan kembali Start Menu “asli”, juga akan membuat aplikasi yang sebelumnya hanya berjalan di Modern UI (Metro) akan bisa berjalan dalam window di Desktop. Hal itu tentunya akan mempermudah pengguna Windows 8 yang tidak menggunakan perangkat berlayar sentuh untuk menjalankan berbagai aplikasi yang ada tanpa harus menyimulasikan penggunaan layar sentuh menggunakan mouse mereka.

Walaupun begitu, kabar akan hadirnya Start Menu dan aplikasi Modern UI di Desktop ini tetaplah menjadi sebuah rumor selama hal itu belum dikonfirmasi resmi oleh Microsoft. Microsoft sendiri tampaknya harus mulai mencoba mendengarkan masukan dari para pengguna produk mereka bila ingin memperbaiki penjualan sistem operasi baru mereka yang masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik sekalipun sistem operasi tersebut, Windows 8, sudah berusia lebih dari 1 tahun.